We'll Be Back on 10th of October 2016

Kim Ha Neul dan Lee Sang Yoon

On The Way To The Airport Episode 1

Jun Ji Hyun, Kim Soo Hyun, Yoo In Na

-->

Rabu, 25 Mei 2011

Sinopsis baby faced beauty episode 6

Lanjut ke recap baby faced beauty episode 6
Makin deket aja hubungan Lee So Jin (real Lee So Young) dengan rekan kerja nya yg beda umurnya 7 tahun
Apakah mungkin berlanjut hubungan ke 2 nya ?
Simak jawabanya di episode 6 , di bawah detil ceritanya :


Ini dia sinopsisnya maaf lama ya :D



Semua rekan kerjanya mulai kaget akan ucapan So Jin yang menyebutkan umurnya adalah 34 tahun. Setelah itu, dia jatuh mabuk dan tidak sadar. Esoknya teman-teman mulai bertingkah aneh akibat perkataan yang tidak diingatnya. Ternyata mereka telah diberi konfirmasi oleh saudaranya So Young (the real So Jin) bahwa setiap kali mabuk So Jin (real So Young) akan berkata kebohongan. Jadi, tak jadi perkara masalah mabuk So Jin kemaren.


Ternyata saat mabuk banyak hal-hal bodoh yang dilakukan Lee So Jin. Muntah saat dibopong sama Jin Wook. Kemudian menyetop mobil bos. Dan untung saja, bosnya menuntunnya hingga ke taxi. Betapa malunya Lee So Jin.

Semakin dekat saja hubungan Lee So Jin dengan Jin Wook. Saat keduanya mau makan, mereka bertemu dengan Yoon Seo dan bos. Mereka pun mengurungkan niatnya makan disana. Tetapi, Yoon Seo telah memanggil Jin Wook dan mereka berempat pun akhirnya makan bersama. Disini mulai tingkah lucu dari masing-masing person. Yoon Seo menunjukkan perhatiannya kepada bos. Karena tak ingin kalah dengan Yoon Seo, Jin Woo menarik mangkok punya So Jin dan membantunya mencampurkan bumbu-bumbunya. Ini mungkin karena sedikit cemburu akan perhatian Yoon Seo kepada bos. Dan Jin Wook pun berlagak semalam bersama So Jin padahal yang mengantarkan ke taksi hingga sampai ke rumah adalah si bos. Yoon Seo mulai terlihat kesal lagi karena melihat bos begitu perhatian kepada So Jin.



"Semua wanita adalah sama. Tidak peduli seberapa tua atau mudanya mereka."
itulah kata-kata petuah dari Direktur Baek(manager produksi) yang sering membantunya. Karena kata-kata ini membuat inspirasi bagi So Jin. Esoknya dia menyerahkan hasil desain bajunya. Tetapi, begitu jahatnya Yoon Seo mengacuhkannya dan meremas karya tadi serta membuangnya ke bawah. Ini menjadi pukulan keras bagi So Jin. Diapun kembali melihat pin perusahaannya demi timbulnya semangat lagi.


Bos datang ke kantor Yoon Seo untuk mengambil beberapa gambar pola baju. Tiba-tiba dia menginjak kertas. Diapun melihat gambar pola yang sudah kusut tersebut. Ternyata gambar So Jin masuk untuk dipasarkan. Diapun dipanggil masuk ke dalam rapat untuk menjelaskan desain bajunya.


Peringatan kematian Ibu dari Direktur Jung dilaksanakan pada hari Minggu. Semua rekan kerja So Jin pada mengeluh karena bersamaan dengan aktifitas yang padat. Karena sangat kesal akan kehebatan si bos, Jin Wook melampiaskan kekesalannya pada mainan yang dipukul. Karena terlalu keras memukulnya menyebabkan tangannya keseleo dan harus diperban.

Saat hari H peringatan kematian, direktur Jang, teman satu kamar Jin Wook menelepon Jin Wook supaya dibawakan kaos kakinya.Karena Jin Wook tidak mau. Ternyata direktur jang menyuruh So Jin mengambi ke rumahnya.


Saat di rumah Direktur Jang yang sekaligus rumah Jin Wook. So Jin bertemu dengan Jin Wook. Krn tangan Jin Wook terluka , dia terpaksa meminta bantuan So Jin untuk membilas kepalanya. Karena So Jin baik hati, dia dengan naluri keibuannya membilas kepala Jin Wook dengan cara seperti di salon. Hingga secara tidak sadar kepala Jin Wook sangat dekat dengan So Jin. Keduanya menjadi salah tingkah dan So Jin menjadi basah kuyup.

Bentuk perhatian So Jin kepada Jin Wook mulai tampak.
So Jin : Apakah Jin Wook bisa menggunakan sumpit dengan tangan kiri? Tetapi kamu masih bisa makan roti kan?
Ternyata Jin Wook sudah menghilang.

Saat akan berangkat Jin Wook kesulitan untuk memasang dasi, diapun kembali meminta So Jin memasangkannya. Dan saat itu juga pandangan Jin Wook kepada So Jin seperti ada rasa. Selain itu, Jin Wook juga senang akan perhatian dari So Jin yang telah memasangkan beberapa dasinya supaya siap untuk dipakai. Well Jin Wook noticed So Jin. Haahaaa.

Setting : di rumah duka

Masalah timbul lagi disini.So Jin bertemu rekan kerja yang berhasil mendepaknya di kantor lamanya. Dia ingat benar akan So Jin. Diapun memanggil atasan di kantor lamanya. Si bos lamanya ingin mempromosikan kebaikan-kebaikan So Jin selama kerja dengannya pada Yoon Seo.Ternyata ada maksud di balik semua itu, dia ingin dikenal dengan Yoon Seo. So Jin menolaknya, dia takut ketahuan akan identitas dirinya.

Tetapi bos lamanya mengamati meja So Jin dengan penuh seksama. Hal ini membuat curiga rekan-rekan So Jin. So Jinpun membuat alasan kepada bos lamanya supaya dia tidak memandang mejanya dengan sangat tajam. So Jin pun berbohong kalau Yoon Seo tidak suka orang yang botak.

Bos lamanya tidak kehabisan akal, diapun langsung datang mendekati Yoon Seo, mengumbar kebaikan So Jin saat dia kerja dengannya. Demi kerahasian identitasnya, Lee So Jin terpaksa menepuk dengan keras punggung dan menginjak kaki bos lamanya karena terlalu banyak berbicara.

Yoon Seo pun marah akan kebohongan yang dibuat So Jin. Diapun berkata, "Meskipun saya ingin bertemu atau tidak, sayalah yang memutuskannya. Mengapa kamu membuat saya seperti orang yang aneh?"


Telepon berdering dan keluar suara anak kecil bertanya, "Apakah disana ada bibi yang telah menyebut ayah saya orang pelit?" So Jin pun langsung mengenalnya dia adalah putri bos yang sok tahu itu hehee. Saat menutup telepon ternyata disamping anak kecil budenya yang sekaligus teman So Jin saat SMA. Waah, bahaya nih ternyata kakak si bos adalah teman SMA So Young.

Saat putri bos menceritakan dia sedang telepon dengan So Jin, budenya langsung
teringat akan perilaku The real Lee So Jin (sister's the fake Lee So Jin / So Young). Disini terjadi salah persepsi, bude mengenal Lee So Young yang menyamar menjadi Lee So Jin dan The real Lee So Jin adalah adik Lee So Young yang banyak masalah.


Karena penasaran, kakak bos mendatangi perusahaan The Style, berniat menemui Lee So Jin. Eh ternyata malah bertemu the real Lee So Young yang sedang bersih-bersih. Diapun mengira Fake Lee So Jin seorang cleaning service. Dia menanyakan berita tentang Lee So Jin kepada So Young. Tetapi, karena dia lagi menyamar sebagai Lee So Jin, diapun mengarahkan bahwa Lee So Jin sudah baik, jujur, SO Jin pun memintanya tidak bilang kepada Yoo Seo.

Tetapi teman Fake So Jin merasa iba terhadapnya. Diapun memberitahu kebaikan-kebaikan So Young kepada Yoon Seo. Untung saja, mereka salah orang yang penampilannya sama dengan So Young.Diapun menjelaskan Lee So Young memiliki ciri-ciri bermata bulat dan pendek.

Saat Yoon Seo masuk ke kantornya, dia melihat So Jin berpenampilan sama dengan orang yang dikira Lee So young tadi.Yoon Seo pun mulai menyadari ada kejanggalan disini.


Akankah Fake Lee So Jin ketahuan identitasnya yang palsu? Tunggu saja di sinopsis selanjutnya..

^^, mecchi






Sinopsis baby faced beauty episode 5

Omo ... Omo
Ini nie detil recap baby faced beauty episode 5
Si Boss mulai notice keberadaan Lee So Jin (real Le So Young) :)
Kata orang A picture is worth than thousands words .
Semoga benar adanya

Langsung saja ini sinopsinya :



Setelah terjadi keributan besar yang menyebabkan Jin Wook ditahan oleh petugas, So Jin (real So Young) memohon dengan berlutut kepada ketua tim rosemary dept. Tetapi datanglah Yoon Seo yang dengan mudah melobby orang tersebut karena mamanya kenal dengan orang itu. Alhasil masalah terselesaikan dan Jin Wook pun dibebaskan. Jin Wook pun sangat berterima kasih kepada Yoon Seo.


Siapakah anak kecil di atas??

Dialah anak dari bos perusahaan. Karena merindukan ayahnya, dia pergi megunjungi kantor ayahnya. Saat di lift, dia melihat seseorang sedang membawa manekin berbaju gemerlap. Karena penasaran dan ingin tahu terbuat dari bahan apakah dia mengikuti orang tadi hingga sampai ke kantor So Jin. Dia melihat ada tempat yang berisi alat-alat make-up di meja. Diapun membawanya ingin dan mencoba merias boneka Jessica yang dibawanya.

Satu sisi, Atasan So Jin mencari kemana perginya peralatan make-upnya dan menyuruh So Jin untuk menemukannya.


Suaranya yang sedang asyik memake-up boneka terdengar oleh So Jin. So Jin pun berusaha meminta tempat beserta isi make upnya kepadanya. Tetapi Dia malah mengaku bahwa barang tersebut miliknya, ayahnyalah yang membelikannya, dan bercerita bahwa ayahnya adalah bos dari perusahaan ini. So Jin pun tidak mau tertipu oleh omongan anak kecil, So Jin pun menakuti anak kecil bahwa bos di kantor ini sangatlah menakutkan dan apabila seseorang berbohong kepadanya, dia akan memarahinya. Akhirnya diapun menunjukkan foto bersama ayahnya dari handphonenya supaya So Jin percaya. Dia pun menakuti So Jin akan mengatakan semua yang telah dikatakan So Jin kepada ayahnya. So Jin pun merayu anak tersebut supaya tidak membocorkan ke ayahnya dengan membantunya menambah hiasan rambut pada boneka. Tetapi, dia malah menangis karena So Jin mengambil dengan paksa peralatan make-up tersebut. Karena panik mendengar suara tangisannya, So Jin menyuruhnya diam dan mau melakukan apa saja yang diinginkannya. Ternyata dia mau So Jin menjadi bonekanya. Diapun memake-up So Jin. Apa daya, So Jin pun mau demi dikembalikannya alat make-up tadi. Saat asyik merias So Jin, ayahnya datang menjemputnya bersama Yoon Seo. Muka Yoon Seo terlihat kesal karena iri tidak bisa sedekat itu dengannya.Saat So Jin hendak keluar, dia meminta bayaran karena telah merias wajah So Jin. Karena bos mengerling supaya So Jin mau menyerahkan uangnya.

So Jin pun keluar dengan muka belepotan. Dia bertemu dengan Jin Wook. Otomatis, karena penampilannya Jin Wook pun tertawa.Kemudian, si bos memanggilnya, menghampirinya serta menyerahkan uang 1000. Jin Wook pun kaget mengapa bos bisa memberikan uang 1000 nya kepada So Jin.

Bos dengan anaknya makan bersama dengan Yoon Seo.Terlihat So Hyeon(anak bos) tidak cocok dengan Yoon Seo dan meminta ayahnya untuk membawa So Jin bersamanya. Yoon Seon pun terlihat kesal. So Hyeon kembali mengeluarkan kata-kata pedasnya, mengungkapkan bahwa Yoon Seo cewek terburuk yang pernah menjadi pacar ayahnya. Dia terlalu cool dan tidak punya selera humor.


Real Lee So Jin sedang berusaha memutuskan seorang cowok dengan bantuan pamannya karena cowok itu ternyata sudah punya istri dan dia tidk mau menjadi selingkuhannya. Dan kejadian itu dilihat oleh teman SMA real Lee So Young. Teman Sma So Young ternyata ikut kelas yang gurunya adalah paman So Jin. Karena pamannya terkenal di kalangan ibu-ibu genit, dia meminta bantuan So Jin yan berdalih menjadi pacarnya. Saat So Jin mengenalkan diri sebagai So Jin yang bekerja sebagai desainer Style, ini dilihat oleh teman sma So Young yang sekaligus teman baik dari bos style.



Saat ingin mengembalikan payung, hak sepatu So Jin tersangkut sehingga langkah kakinya pun terhenti.Bos berhenti dan membantunya menarik sepatunya yang tersangkut. Padahal semua orang heran melihatnya kok bisa bos sedingin itu membantunya.


Saat kembali ke kantor, ternyata berita tentang perselingkuhan the real Lee So Jin telah tersebar lewat forum-forum internet. Padahal pelaku aslinya adalah adiknya.Dia menjadi orang yang bermasalah di kantornya. Semua orang menjauhinya. Tetapi Jin wook tetap datang menemuinya, dan berkata "Apapun perkataan orang, saya tetap percaya kamu." Ini membuat hati So Jin senang tetapi tunggu ada kata-kata selanjutnya,

Jin Wook : "Ceritakanlah semuanya. Kapan kalian mulai bertemu?"

Pertanyaan tadi sangat kontras dengan pernyataan sebelumnya. Ini membuat So Jin kesal.Berarti Jin Wook tidak percaya kepadanya. Diapun meninggalkan Jin Wook.Kasihannya So Jin tidak ada satupun yang mendukungnya. Jin Wook pun mencoba menelpon orang yang bersangkutan yang ternyata adalah kakak kelasnya. Dia menunggu berjam-jam dari malam hingga pagi hari demi kebenaran So Jin.



So Jin diajak berbincang-bincang dengan manajer produksi.Manager menanyakan mengapa kamu membuat baju dan tidak membeli baju. So Jin pun menjawab karena saya tidak mampu untuk membeli baju. langsung rasa iba keluar dari hati manajer. Saat bertemu dengan orang bersangkutan ternyata orang yang dimaksud bukanlah So Jin melainkan the real Lee So Jin. Bukti ini langsung dikirimkan lewat email ke bos. Bos pun langsung mendatangi kantor So Jin saat So Jin telah membereskan barangnya untuk pulang. So Jin pun tidak jadidipecat.

Semua teman-temannya pergi ke klub malam. Tetapi Lee So Jin tidak diajak dan dia juga tidak mood akibat teman-temannya bergunjing yang tidak-tidak tentangnya.



Saat bosnya mencari direktur Bae dia melihat So Jin sedang tertidur di atas hasil pola yang dia buat. Bos ingin melihat hasil karyanya malah So Jin terbangun. Diapun berdalih mengajaknya ke klub malam bertemu teman kerjanya.


Saat So Jin datang suasana menjadi dingin.So Jin hanya menengguk banyak minuman tanpa bergabung dengan percakapan mereka.So Jin mulai mabuk menenggak banyak minuman. Dia sudah mabuk dan menyebut segala unek-uneknya. Saat temannya memanggilnya Lee So Jin, So Jin pun marah,

"Siapa Lee So Jin? Sudah jujur saja."
"Umurku 34 tahun."


Omoo..Omoo.. Omoo mulai ketahuan ... bahaya..

Selasa, 24 Mei 2011

Sinopsis Baby Faced Beauty Episode 4


Lee So Jin (aka Lee So Young) melihat Lee So Jin diperkenalkan ke teman-temannya oleh
ketua timnya. Lee So Jin pun memperkenalkan dirinya sebagai Lee So Jin. Dengan demikian, kakak beradik ini telah sama-sama berbohong akan identitasnya.

Seperti yang telah saya recap sebelumnya saya menggunakan nama Lee So Jin untuk Lee So Young dan nama Lee So Young untuk adiknya Lee So Jin.

Karena sangat khawatir, So Jin berusaha untuk nimbrung bersama So Young dan ketua tim. Sayangnya, ketua tim menyadari kehadiran So Jin yang tanpa alasan
membuatnya menyuruhnya keluar. So Jin tetap menatap ruangan tersebut dari luar. Mungkin
takut adiknya berbuat sesuatu hal yang berbahaya.


So Jin kembali menarik tangan adiknya ke tangga untuk membicarakan masalah ini. So Young telah mengatakan kepada ketua tim kalau dia tidak ingin menjadi seorang desainer melainkan ingin menjadi seorang model. Dan So Young juga meremehkan akan kerja desainer, harus selalu bekerja,dan sangatlah kotor untukku. Kakaknya pun memukulnya, mengingatkannya bahwa dia telah berbohong tentang identitas serta umurnya, berusaha bertahan disini untuk mendapatkan
1000 dolar per bulan. Kakaknya pun sangat marah mengapa adiknya bisa menggunakan nama sang kakak untuk ikut lomba ini. Adiknya tidak mau tahu yang penting dia mendapat hadiahnya.

Jin Wook ingin membeli minuman pada mesin minuman otomatis.Sialnya, mesin otomatis tersebut macet. Meskipun Jin Wook telah memasukkan uang, minuman tetap saja tidak keluar. Akhirnya dia berusaha agar minuman keluar dengan cara memukul-mukulnya, merogoh-rogohnya, dan mencoba menariknya dengan paksa. Saat dia melakukan perbuatan bodoh tersebut, seseorang memanggilnya. Dia adalah Yoon Seon, wanita yang pernah dikejarnya kemaren. Diapun kaget mengapa wanita itu hadir disini dan bekerja satu kantor dengan saya. Tetapi karena wanita itu sedang sibuk, dia memberikan kartu namanya supaya bisa dihubungi lagi oleh Jin Wook.



Jin Wook pun mengingat kenangan masa lalunya. Saat melihat Yoon Seo sedang tekun mempola suatu desain baju. Banyak kenangan manis yang diingat oleh Jin Wook seperti memberi boneka dan jepitan rambut. Mungkin Yoon Seo adalah cinta pertama Jin Wook.


Siapakah yang sedang menyanyi di atas?

Terlihat dia sedang menjalani audisi musik. Ternyata banyak komentar yang dilontarkan oleh juri, yakni tidak menyangka umur cowok ini 25 tahun, dia terlihat sudah tua, dan dikritik supaya membenahkan rambutnya yang acak-acakan. Diapun gagal dalam audisi gara-gara penampilannya terlihat seperti artis 87'an. Ternyata dia adalah seorang paman dari Lee So Jin dan Lee So Young. Umurnya terpaut 9 tahun di bawang umur sang kakak tetapi memiliki wajah yang boros.


Demi kelancaran pekerjaannya, Jin Wook berencana membuat blind date untuk ketua tim rosemary dept. Tetapi orang itu tipikal orang 40 tahun yang suka kencan dengan wanita berumur 25 tahun. Diapun meminta bantuan kepada So Jin. Awalnya So Jin menolak tetapi karena dipaksa akhirnya terpaksa dia mau. Dia pun memilih berbagai macam model baju yang cocok digunakan untuk acara kencan buta. Ternyata, baju yang digunakan adalah model baju terbaru untuk minggu ini. Tiba-tiba hp So Jin berdering tanda bahwa ada pesan. Jin Wook pun dengan spontan mengambilnya dan membacanya sekilas. Jin Wook bertanya, "apakah hari ini hari ulang tahunmu? Selamat ulang tahun." So Jin pun langsung pergi meninggalkannya.


Saat kencan buta berlangsung. Di satu sisi sample baju tersebut diminta oleh bos dan ditunggu hingga jam 9 malam. Waktu dirasakan sangat lama.Tiba-tiba handphone So Jin berdering tapi dia mengabaikannya. Kemudian handphone yang cowok berdering, ternyata dari Jin Wook. Mungkin demi sample baju yang harus diserahkan malam itu juga.

Saat So Jin datang ternyata Si bos telah keluar dari kantor. Mereka pun mengikutinya hingga sampai ke rumah bos. Baru sadar ternyata So Jin tidak membawa baju ganti. Dia pun berusaha merayu petugas cleaning service untuk meminjamkan satu bajunya. Dia pun ditertawakan oleh Jin Wook saat memakai kostum itu. Jin Wook pun meminta So Jin menemaninya bertemu sang bos.

Merekapun dipersilahkan masuk ke dalam oleh si bos. Tetapi hanya Jin Wook saja yang masuk sedangkan So Jin kembali pulang ke rumah. Di jalan dia bertemu dengan temannya. Karena dia memakai baju cleaning service tadi membuat temannya salah paham. Temannya kasihan padanya betapa mati-matiannya kerja So Jin diapun menawarkan tumpangan kepada So jin. Tetapi So Jin menolaknya.

Tiba-tiba hujan turun deras. Dia pun menjadi basah kuyup. Dia mendengar hp berdering, dia mengecek hpnya. Tetapi tidak ada, dia ingat hpnya tadi dimasukkan ke kantong baju sample. Karena takut ketahuan akan sms ulang tahunnya, dia kembali ke rumah si bos.


Basah kuyup, kotor, seperti tikus dari lubang got, penampilan So Jin saat masuk ke rumah si bos. Bos pun tidak mengijinkan masuk ke dalam rumah takut akan kekotoran yang akan timbul karena So Jin. Saat bos mengambil hpnya, apesnya So Jin secara tidak sengaja menjatuhkan banyak uang

recehannya. Diapun bingung apa yang harus dilakukannya. akhirnya dia dengan hati-hati mengambil uang koinnya satu persatu. Saat bos kembali, karena takut akan kotor, dia membantu So Jin mengumpulkan uang-uang koin tersebut. Dasar So Jin, prinsipnya satupun tidak boleh tertinggal, dengan terpaksa dia mengarahkan si bos supaya mengambil uang koin semuanya. Disana bos, dan disana juga bos. Hihii disini kelucuan Lee So Jin mengerjai si bos. Karena lelah, bosnya pun mempersilahkan So Jin untuk mengambil dan mengumpulkan koinnya sendiri.



Tiba-tiba handphone So Jin berdering tanda ada pesan. Karena takut akan pesan sms uang tahun, So Jin pun berlari mengambil hpnya sebelum bosnya membacanya. Tetapi kakinya menginjak salah satu koin yang tercecer dan dia pun terpleset jatuh dan menindihi si bos. Bos pun kaget apalagi So Jin betapa kagetnya dia. Diapun reflek berdiri.



Tiba-tiba Yoon Seo datang, heran melihat kehadiran So Jin di rumah bos. So jin pun bergegas pulang. Tetapi bos memanggilnya dan meminjamkan sebuah payung kepadanya. Wow, baik juga ternyata bos ini.. hihii

bfb 4.10

Esoknya, So Jin terserang flu. Saat di lift dia bersama Jin Wook. Tiba-tiba datang bosnya. Jin Wook yang awalnya menggoda So Jin menjadi terdiam karena kehadiran bosnya. Si bos tiba-tiba mengeluarkan koinnya 500 dan memberikannya kepada So Jin. Jin Wook pun bertanya-tanya mengapa bos memberi So Jin koin 500.


Saat So Jin membersihkan meja Yoon Seo dia menemukan foto Yoon Seo bersama si bos. Diapun menjadi gak enak akan kejadian kemarin dan takut membuat kesalahpahaman antar persepsi mereka. Yoon Seo menelepon So Jin dan mengajaknya bertemu. Ketua malah meminta maaf karena kesalahannya sehingga So Jin yang mengantarkan baju sample.


Jin Wook mengatakan bahwa kencan buta So Jin dengan ketua tim rosemary berhasil. Saat di rumah, So Jin ternyata diapelin oleh partner kencan butanya. Dia diberi hadiah jepitan rambut. Karena sungkan untuk menolak, diapun bilang hadiahnya terlalu banyak untuk dia. Karena tidak bisa menolak dengan terpaksa So Jin membawa hadiah itu.

Saat pergi ke rosemary dept. So Jin bertemu dengan partner kencan butanya. Dia diajak minum dan Jin Wook pun mengiyakannya. So Jin marah ke Jin Wook. So Jin bilang kepada Jin Wook kalau dia tidak bisa melanjutkan kencan buta itu. Diapun bilang kalau tidak ada perasaan apa-apa kepadanya. Ternyata percakapan keduanya terdengar oleh rekan kerja yang telah kencan buta dengan So Jin. Diapun menjadi marah, karena tahu kalau So Jin tidak tulus dan disuruh oleh Jin Woo.

Saat menjamu minuman terjadi hal aneh pada
pada rekan kencan buta So Jin. Diapun mengerjai So Jin. So Jin pun terpaksa mengeluarkan kata-kata aslinya bahwa dia tidak suka kepadanya. Diapun marah dan memukul Jin Wook. Akhirnya Jin wook dan rekan kerjanya berantem dan berakhir di kantor polisi


Saat polisi menanyakan kartu identitasnya. So Jin berdalih tidak membawanya. Diapun ditanya berapa no ID nya. So Jin pun bingung menjawabnya karena takut identitasnya terbongkar. Akhirnya polisi pun menyuruhnya menggunakan sidik jari yang otomatis dapat mendeteksi kartu identitasnya. Saat akan meletakkan jarinya ke atat, tiba-tiba dia mengurungkan niatnya dan mengalihkan perhatian si polisi.

Jin Wook pun meminta maaf atas kesalahannya yang menyebabkan menjadi begini. Jin Wook pun berakhir ditahan tetapi So Jin dibebaskan. So Jin pun pergi meminta maaf kepada ketua tim rosemary supaya Jin Wook dapat dibebaskan dari penahanan. Saat So Jin berlutut, ternyata dilihat oleh ketua timnya Yoon Seo.



To be Continue . . .

Sinopsis Baby Faced Beauty Episode 3


Setelah terjadi keributan dikarenakan hilangnya sample baju, So Jin merasa bersalah dan ingin mengembalikan harga dirinya yang sangat diremehkan oleh teman-teman kantornya. Dia pun mencoba meminjam mesin jahit ke bagian produksi. Beeruntungnya, dia malah dipinjamkan mesin jahit yang bagus.

Dia segera membuat sample baju yang baru. Hebatnya disini, dia hanya mengingat model bajunya karena pernah memakainya tanpa harus membuat desain pola baju yang akan dibuat. Dia berusaha sekuat tenaga dan berhasil membawa sample baju yang sama dengan sample baju yang hilang tadi ke bosnya.



Saat dia keluar dan bertemu bosnya. Dia pun berkata, "saya benar-benar minta maaf karena menyebabkan masalah. Bos, kamu telah bilang bahwa saya tidak pantas untuk bertanggung-jawab. Tetapi, saya masih ingin melakukan hal yang terbaik. Saya minta maaf."



Saat di kantor So Jin. Teman-temannya bergunjing dan tidak percaya akan kebenaran sample baju tersebut dibuat oleh So Jin. Saat manajer Jang akan mengganti baju dari sebuah manekin. Eh ternyata, disitulah model sample baju yang hilang itu berada. Dieng..



The Style menelepon rumah So Jin serta menyuruhnya untuk kembali bekerja sebagai seorang junior desainer. Karena So Young tidak percaya, di kembali menelepon untuk memastikannya dan hal ini memanglah benar.

Diapun kembali berangkat ke kantor The Style lagi. So Young bimbang, karena dia berprinsip kebohongan adalah suatu kesalahan. Tetapi untuk kedua kali adalah kejahatan. Saat dia mau kembali keluar kantor dia bertemu manajer produksi dan mengajaknya masuk ke dalam lift.



Saat membicarakan kontrak, So Young diminta untuk memberikan kartu identitas dan transkrip. Diapun panik, dan menanyakan mengapa membutuhkan kedua benda itu (Padahal dia panik ketahuan akan identitasnya bahwa dirinya bukanlah so Jin melainkan So Young). Diapun meminta waktu sebentar untuk berpikir sejenak. Diapun sempat berpikir untuk mengaku kebenaran bahwa dirinya bukan So Jin melainkan So Young. Tetapi ternyata dia berusaha mengalihkan perhatian dengan cara
So Jin : "Saya benar-benar tidak percaya telah terpilih.Saya ingin tahu alasanmu mengapasa saya telah terpilih?"
Atasan : "Saya tidak tahu. Saya tidak memperhatikan cerita sebelumnya. Akhir-akhir ini, banyak staf dengan pengaman yang tinggi. Kami membutuhkan orang yang bisa melakukan pekerjaan yg remeh. Kemudia mempekerjakan orang yang telah part time disini. Dan kamu masihlah sangat muda."
So Jin : "Maksudmu, Kamu mencoba bilang bahwa saya terpilih karena usia mudaku?"
Atasan : "Apabila kamu tidak ingin melakukannya, janganlah kamu melakukannya. Kemudian putuskanlah untuk liburan."
So Jin pun berteriak, "Ketua tim!!"

Pastilah So Young berpikir dua kali untuk melepas pekerjaan ini. Satu sisi dia sedang pengangguran dan sisi lainnya dia berbohong dengan mengaku sebagai Lee So Jin.



Saat kembali ke kantornya, dia pun disambut dengan "Selamat datang, Maknae (sebutan paling muda)!! Diapun diberi pin rambut pertanda sebagai anggota desainer. Tetapi tetap saja dia disiksa disana. Hihiihi.


Esoknya, saat So Jin berada di bagian HRD dan kembali lagi seseorang meminta kartu identitasnya. Diapun memberikan ktpnya sambil berusaha menutupi foto di kartu itu. Saat dia keluar setelah registrasi, seseorang memanggilnya, diapun berpikir buruk bahwa petugas tadi memanggilnya karena fotonya yang tak sama. Eh ternyata, Jin Wooklah yang memanggilnya. Diapun marah ke Jin Wook karena telah menakutinya.



Atasannya memanggilnya seraya membawa cv Lee So Jin. So Jin pun ketakutan, takut akan identitasnya terbongkar. Atasannya pun melihat fotonya di cv,dia malah bertanya apakah So Jin melakukan operasi plastik. Hahaa kalian tahu sendiri kan operasi plastik di Korea adalah hal yang sudah biasa. Kemudian teman-temannya ikut nimbrung dan menggoda segala kepandaian So Jin. Kemudian atasan menyuruh So Jin ke Rosemary Department. Ternyata dia tidak sendirian, dia bersama Jin WOok.



Saat perjalanan mereka terkena macet di jalan. Karena Jin Wook sok tahu akan adanya jalan pintas, diapun mendadak membelokkan mobilnya bermaksud supaya terhindar dari macet dan cepat sampai. Sayangnya, ada palang yang menutupi jalan itu. Jin Wook pun menyuruh So Jin memindahkan palang besi ke pinggir jalan supaya mobilnya bisa lewat.Saat itu, juga Jin Wook melihat seorang cewek cantik dan langsung menjalankan mobilnya untuk mengejar mobil cewek tadi. Otomatis, So Jin pun ditinggal saat itu juga. Widiih jahatnya cowok ini. Jin Wook pun tidak berhasil mengejar cewek itu. Cewek tersebut adalah Yoon Seo, adalah teman lamanya yang telah meninggalkannya karena pergi ke Amerika. BOdohnya, dia baru teringat telah meninggalkan Lee So Jin di jalan setelah melihat pasangan sedang bertengkar dan temperamen si cewek sama halnya dengan temperamen So Jin.


Karena mencari So Jin kemanapun tidak ketemu. Jin Wook pun menunggu di Rosemary dept. Disana dia bertemu kawan lamanya, diapun menanyakan apaka melihat seorang cewek pendek dan jelek. Tiba-tiba So Jin datang memukul kepala Jin Wook, mengungkapkan kekesalannya. Saat So Jin pulang diapun masih marah kepada Jin Wook. So Jin pun memukul sepuas-puasnya.


Sesampainya di kantor, So Jin naik lift yang tidak sengaja ada bosnya disana. Diapun berterima kasih karena sang bos telah menemukan bakat terpendamnya dan mempekerjakannya. Tetapi So Jin terlalu berlebihan mengungkapkannya padahal bosnya tipikal orang yang serius. Terlihat dari bosnya menimpali, " Sebaiknya kamu lebih baik melihat buku matematika." Mungkin ini disuruh untuk belajar lagi. Hihii.


So Jin diberitahu sama seniornya kalau seorang model akan datang. Diapun disuruh mengajari model itu. Teman-temannya pun pergi untuk ngopi bersama. Hanya So Jin sajalah yang harus bekerja. Seseorang datang ke kantornya, So Jin pun langsung ingat, cewek itu kan yang di toko waktu itu. Saat dirinya dikira pencuri gara-gara cewek itu kehilangan dompetnya. So Jin pun mengira cewek itu adalah seorang model. Karena merasa dia adalah seniornya diapun mencoba membalas dendam. So Jin pun berceramah panjang lebar ke cewek itu. Dia juga berkata tanpa kecantikan dari dalam, sebuah hal percuma memakai baju mahal dan merek terkenal. Saat teman-temannya balik, betapa kagetnya So Jin , ternyata mereka semua memanggilnya dengan sebutan Ketua Tim. Wah sepertinys dia kena masalah lagi. Hihii


Ternyata Adiknya Lee So Young, Lee So Jin ikut perlombaan desain di tempat kerjanya dan menang sebagai juara pertama dengan mengirimkan karya dan mengaku sebagai Lee SO Young. So Jin pun kaget dan marah ke adiknya. Diapun mencari adiknya supaya tidak melangkah lebih lanjut. Diapun merebut ktpnya dari tangan adiknya. Ternyata Jin Wooklah yang mengambil ktp itu dan menggoda So Jin supaya mengambil ktp. Ktp pun terjatuh So Young mengambil ktp itu langsung berlari hingga hilang tanpa jejak.
So Jin pun mencoba menguping di kantor bos. Saat dia menempelkan telinganya di pintu, tiba-tiba bos keluar. Betapa malunya dia .. Hihihi Dia langsung berlari hingga terdengar bahwa Lee So Young (Lee So Jin) telah diterima di kantornya dan mungkin akan bekerja bersama dirinya Lee So Jin (aka Lee So Young).


Apa yang akan terjadi selanjutnya ? Bisakah So Young menyimpan rahasianya sebagai Lee So Jin? Dan apakah dia akan bisa bertahan kerja satu atap dengan adiknya Lee So Jin?