We'll Be Back on 10th of October 2016

Kim Ha Neul dan Lee Sang Yoon

On The Way To The Airport Episode 1

Jun Ji Hyun, Kim Soo Hyun, Yoo In Na

-->

Rabu, 08 Juni 2011

Sinopsis Baby Faced Beauty Episode 11

Episode yang penuh emosi. Hal ini mungkin dikarenakan puncak klimaksnya pada episode 11. Rasa kekecewaan Jin Wook yang telah lama dekat dengan So Young tetapi So Young tidak memberitahunya. Rasa kecewa si bos. Rasa kecewa sang ibu kepada kedua anaknya. Dan rasa kecewa Direktur Baek yang selama ini mempercayainya. Akankah So Young bisa mengatasi semua masalah itu. Bisakah dia bangkit lagi dari segala keterpurukannya??


So Young mengungkap semua kebohongan identitasnya di sinopsis baby faced beauty episode 10.
"Untuk mereka yang telah mempercayaiku sampai sekarang bahwa saya adalah Lee So Jin, Saya minta maaf. Meskipun apapun yang saya lakukan terlihat seperti mencari alasan, Saya sangatlah tidak ingin berbohong dari awal. Saya telah diberhentikan dari perusahaan dimana saya bekerja selama 14 tahun. Tidak ada yang mau memberikan kesempatan untuk orang yang hanya dari sekolah diploma. Aku hanya ingin mimpiku tercapai. hari ini bajuku telah dipajang di toko, tetapi aku tetap saja tidak bisa bahagia dan suka cita menikmati momen ini. Sebab Aku telah menipu banyak orang yang telah mempercayai dan membantu saya. Saya tela menipu diri sendiri untuk mencapai hasil ini. Aku tahu sangat jelas, apapun yang saya katakan adalah hal yang tidak bisa dimaafkan. Saya akan menerima apapun itu karena saya telah berbohong. Saya merasa malu dan dapatkah kalian memaafkanku? Memberikan satu kesempatan. Sejujurnya aku ingin menjadi fashion desaigner. Saya benar-benar minta maaf."
Ekspresi muka audience yang ada dalam acara ulang tahun perusahaan tersebut langsung berubah. Yang tadinya senang, gembira, sangat kagum akan Lee So Jin (aka So Young) langsung berubah seketika. Semua orang kecewa, shok, dan sepertinya sulit akan percaya atas pengakuan Lee So Young yang tiba-tiba. Dan ekspresi kecewa yang paling hebat terlihat dari wajah Choi Jin Wook.

Si bos memandangi kartu nama beratasnamakan Lee So Jin yang telah So Young berikan saat dia diangkat sebagai pegawai tetap. Terlintas di wajahnya sebuah rasa kekecewaan dan merasa telah ditipu oleh Lee So Young.

Choi Jin Wook mengingat kembali kenangan-kenangan masa lalu saat So Young sedikit demi sedikit memberikan klu atas kebohongannya. Saat mabuk, So Young mengungkapkan bahwa umurnya 34 tahun, Tidak bisa menyebutkan tahun lahirnya, saat seorang kurir minuman yang mengantarkan pesanannya kepada Lee So Young serta saat Jin Wook pergi kerumahnya dan tidak diperbolehkan bertemu dengan ibunya. Sangat kecewa mungkin perasaan Jin Wook saat itu. Bayangkan saja, dia adalah orang yang selama ini sangat dekat dengan Lee So Young tetapi dia tidak diberitahu akan kebohongan tersebut.

Lee So Young segera membersihkan barang-barang yang ada di kantornya dan sejenak melihat pin perusahaan yang selama ini menjadi motivasinya. Dia melihat penuh dengan rasa sesal dan merasa tidak mungkin memakainya lagi.

Saat di depan lift So Young bertemu dengan Direktur Baek. Dia meminta maaf kembali atas semua yang telah terjadi. Direktur Baek memahami perasaannya, dan berkata "Kamu telah memilih jalan yang salah dalam mencapai mimpimu. Kamu telah menjahit kancing yang salah. "

Saat lift terbuka, ternyata si bos sudah ada di dalamnya.

So Young : Saya minta maaf, dan saya ingin bertanya, apabila di awal saya telah mengatakan kepadamu bahwa umur saya 34 tahun, apakah anda akan mempekerjakan saya?
Bos : Saya tidak akan memperkerjakanmu. Dan saya tidak akan mencurigai karaktermu seperti sekarang.

Di scene yang lain, terlihat ibunya Lee So Young datang menemui Yoon Seo. Dia berusaha agar Yoon Seo memaafkan So Young dan menerima dia kerja lagi di The Syle. Tetapi kejadian ini malah menurunkan harga diri Lee So Young di mata Yoon Seo.


Saat rapat si bos mengungkapkan dia tidak mau ada isu besar karena masalah Lee So Young. Selain itu dia juga memutuskan untuk segera memberhentikan desaigner Lee So Young. Untuk menarik perhatian si bos, Yoon Seo pun mendukung si bos supaya tidak membesar-besarkan masalah So Young. Well, the case is closed.

Masalah So Young merupakan topik pembicaraan yang hangat untuk rekan-rekan kerja So Young. Dan mereka menjelek-jelekkan So Young di hadapan Jin Wook. Lama kelamaan Jin Wook tidak kuat menahan semua cemooh an yang ditujukan kepada So Young. Dia pun beranjak dari tempat duduknya dan pindah ke tempat lain.

Jin Wook menelepon So Young ingin bertemu dan membicarakan masalahnya.

Jin Wook masih saja tidak percaya. Dia percaya bahwa So Young tidak akan berbohong seperti itu. Dia langsung meminta kartu identitas Lee So Young. Diapun melihat tanggal lahir yang menunjukkan bahwa dia benar berumur 34 tahun. Dia kecewa mengapa So Young juga berbohong kepadanya? Dia kecewa, mengenang kembali saat kejadian di kantor polisi semua orang tidak percaya kepada So Young tetapi Jin Wook tetap percaya kepada So Young bahwa dia Lee So Jin dengan umur 25 tahun. Karena So Young pernah bilang kepada Jin wook "percayalah kepadaku". Dan Jin Wook menganggap So Young tidak akan berbohong. Karena So Young lah yang dia percaya.

Jin Wook : Meskipun jika aku mengerti kamu berbohong karena kondisimu, tetapi masa itu memiliki banyak memori, Paling tidak, kamu seharusnya jujur kepadaku?

So Jin : Aku ingin jujur kepadamu saat kamu telah berkata bahwa kamu suka kepadaku. Aku sangat ingin jujur kepadamu. Tetapi aku takut, Haruskah aku jujur padamu? Di antara banyak orang, paling takut aku untuk jujur padamu. Karena aku suka kamu. Ini semua salahku.Semua ini benar. Aku juga ingin berkata umurku 34 tahun. Maafkan aku.

Jin Wook : Aku tidak tahu. Apapun yang telah kamu katakan tentang semua yang telah kamu lakukan. Aku benar-benar tidak percaya. Umurmu 34 tahun? Saya benar tidak ingin mengatakannya sekarang? Aku akan mengatakannya jika kita betemu nanti. Saat melihatmu, aku benar-benar tidak tahu bagaimana berlaku seharusnya. Aku pergi.

Saat Jin Wook meninggalkan So Young. So Young benar-benar merasa terpukul. Air mata langsung jatuh tanpa henti-hentinya. Dia juga memandang sesal akan kartu identitasnya.

Terjadi keributan di rumah So Young. Ibu kecewa akan kelakuan kedua anaknya yang telah merencanakan masalah pembohongan identitas tersebut. Saking kesal terhadap anaknya, dia menyuruh kedua anaknya untuk mati saja. So Young meminta maaf kepada ibunya. Dia telah bersalah. So Jin hanya menangis dan berkata, "Sudahlah ma." Hingga ibunya masuk ke kamar So Young dan melihat mesin jahit milik So Young dan akan menghancurkan mesin tersebut. Tetapi So Young mencegahnya, karena hanya satu-satunya mesin yang dimilikinya, dia merebutnya. Dan berkata, "Aku tidak bisa hidup tanpa ini ma." Terjadi perebutan mesin jahit dan akhirnya So Young jatuh bersama mesin jahitnya.

So Young :
Pernahkah kamu bertanya kepadaku jika aku punya mimpi? Aku telah bekerja sangat keras sampai aku mati. Hingga aku tumbuh sampai sekarang. Ma, pernahkah kamu berkata kepadaku, "kamu telah bekerja keras." Hanya sekali pernakah kamu memperhatikanku? Benarkah aku anakmu? Ma, pernakah kamu memikirkanmu sebagai anakmu? Sejujurnya, kamu adalah hanyalah mama untuk So Jin

Disini terungkap semua kekecewaan So Young terhadap mamanya yang sejak dulu hanya memikirkan adiknya So Jin. Huaa kasihan banget So Young.

Ibu : Meskipun lelah dan lapar, keduanya butuh cinta. Maaf, So Young. Maaf So Jin.

Esoknya, Jin Wook datang ke divisi Direktur Jang yang sekaligus merupakan tempat dahulu So Young bekerja. Ternyata baju bikinan So Young sangat laku dipasaran, hanya butuh waktu seminggu sudah habis di pasaran.

Saat melewati meja kerja yang dulunya milik So Young, Jin Wook teringat akan Lee So Young. Saat melewati tangga, dia juga teringat akan kenangan-kenangannya dengan So Young di tangga tersebut.


So Young merupakan orang yang gigih. Meskipun dia habis tergoncang karena masalah tersebut, dia tetap mencari perkerjaan yang lain. Dia jalan kesana kemari untuk kerja menempelkan brosur. Padahal kerjaan itu, menghasilkan uang yang tidak seberapa. Saat dia menaiki bus, dia teringat akan kenangan-kenangan manis bersama Jin Wook. Ini bisa membuatnya tersenyum di kala masalah bertubu-tubi mendatanginya.


Rapat kali ini memutuskan akan terjadi pertandingan antara Direktur Baek dengan direktur Hyeon. Yang memutuskan apabilan Direktur Baek kalah dia akan keluar dari perusahaan The Style. Tetapi kalau Direktur Baek menang dia ingin kepada semuanya untuk tidak menyebutkan tentang pembelian masalah branding lagi.

Direktur Baek menelepon ke rumah Lee So Young. Dia kaget ternyata Lee So Young yang dimaksud adalah Lee So Jin yang dikenalnya. Diapun mengurungkan niatnya.

Jang Hee, kakak bos, mendengar kabar bahwa suaminya telah menikah lagi. Diapun bergegas berangkat ke bandara. Saat di bandara, dia tidak sengaja bertemu orang asing yang ternyata adalah The legend of Kim Jun Soo, desainer khusus yang akan didatangkan dari China. Saat Jang Hee kelupaan atas koper yang dibawanya, Naluri Jun Soo sebagai seorang lelaki keluar, dia langsung membantu mengeluarkan koper milik Jang Hee. Karena saking terpesonanya akan Jang Hee, Jun Soo tidak sadar kalau kopernya belum dimasukkan ke taxi. Dia dengan enaknya masuk ke taxi tanpa memasukkan kopernya. Hahaaa..


Saat Direktur Baek melihat hasil kedua karya Lee So Young, karya saat ikut perlombaan di perusahaan The Style dan karya saat dia menjadi salah satu desainer The Style. Di mejanya dia menemukan sebuah surat dari Lee So Young yang ditujukan kepada Direktur Baek.

"Surat yang ditujukan pada Direktur Baek. Karena saya paling merasa bersalah kepada anda, Jadi saya menulis surat ini. Sebelum berterima kasih, saya harus minta maaf. Sebenarnya, saya bukan Lee So Jin yang berumur 25 tahun. Saya adalah Lee So Young yang berusia 34 tahun. Guru, sejak saya datang disini, andalah orang pertama yang memberikan saya ketguhan hati dan motivasi untuk membuat baju.Tetapi menggunakan nama dan umur palsu. Saya merasa saya tidak bisa membuat baju yang asli. Jadi, saya memutuskan untuk meninggalkan perusahaan ini. Saya selalu ingin berterima kasih kepadamu. Saya akan selalu berdoa akan kesehatan dan kebahagiaanmu. Dari Lee So Young."


Direktur Baek menyodorkan hasil karya So Young kepada si bos. Tetapi bos mala mengatakan untuk tidak membahas segala hal yang berhubungan dengan Lee So Young lagi.

Direktur Baek : Apakah kamu tahu salah satu kandidat dalam open recruitment adalah Lee So Young? Dan ingatkah kamu akan keinginanku ingin secara resmi membuatnya menjadi bagian dari staf reguler? Anak ini, sejak dari awal, sudah dijalankan untuk menjadi salah satu staff disini.

Bos : Tetapi Lee So Jin tidak punya kualifikasi untuk dijadikan karyawan tetap disini.

Direktur Baek : Siapa yang merekomendasikan mengangkatnya menjadi karyawan tetap? aku hanya bilang kita harus paling tidak membiarkan dia menyelesaikan karya ini. Ini yang saya maksud.

Tetapi si bos menolaknya dan minta maaf tidak bisa menerima karya Lee So Young.

Yoon Seo mengungkapkan keinginannya untuk bertunangan dengan si bos.

Yoon Seo : Setelah pernikahan pertama si bos, Yoon Seo pergi sekolah, kemudian bos memilki Hyeon I, ini sudah 10 tahun, aku tetap menunggumu, Oppa. Aku ada keyakinan untuk menjadi ibu yang baik untuk Hyeon I.

Yoon Seo membawakan kue untuk Hyeon I. Hyeon I menolaknya, ia tidak mau makan kue tersebut. Dia malah bilang "aku ingin Deokkboki (kue beras). Saat Yoon Seo menawarkan Daekboki buatannya, Hyeon I langsung saja berkata, "aku tidak mau daekboki buatanmu." Dia langsung pergi ke kamarnya dan tidak sengaja menumpahkan kue tadi ke Yoon Seo.

Yoon Seo masuk ke kamar milik Hyeon I. Bermaksud untuk mengamil hati anak kecil itu. Tetap cara Yoon Seo salah.
Yoon Seo : Bibi adalah orang yang lebih tua dari kamu. Kamu tidak boleh berlaku seperti itu. Minta maaf ke bibi. Berkatalah "Saya telah salah".
Hyeon I : Mengapa?
Yoon Seo : Karena kamu telah menumpahkan kue ke saya. Kamu berpikir jika kamu berlaku seperti itu, Bibi Lee So Jin akan datang dan membuat nyaman kamu? Bibi itu tidak akan datang kesini lagi. Bibi Lee So Jin telah berbohong kepada ayahmu dan ayahmu sekarang sangat marah dan membencinya.

Hyeon I dengan berat hati meminta maaf kepada Yoon Seo. Diapun menitikkan air mata. Benar-benar jahat Yoon Seo, menghadapi anak kecil kok sejahat itu.


Saat bos masuk ke kamar untuk meletakkan boneka pemberian So Young di sampin Hyeon I, terdengar suara isakan tangis dari balik selimut.

Hyeon I :Benarkah ayah marah kepada bibi Lee So Jin?
Bos : Apakah kamu benar-benar menyukai bibi Lee So Jin?
Hyeon I : Aku tidak akan mengatakan apapun. Kalau aku mengatakan tidak suka, ayah tahu kalau aku berbohong,dan ayah akan membenciku karena aku telah berbohong.
Bos : Kamu adalah anak baik. Ayah tidak akan membencimu kalau kamu berbohong.
Hyeon I : Benarkah, kalau begitu ayah tidak boleh membenci bibi Lee So Jin hanya karena berbohong. Dia juga orang baik.

Wowoo cerdas sekali anak ini. Suka banget dengan Hyeon I. Good job Hyeon I. Hihii.


Si bos terlihat masih memikirkan So Young. Dia mengenang masa-masa bertemunya dengan So Young yang benar-benar kocak banget. Saat rok So Young terlepas karena nyangkut sesuatu, saat koin-koin So Young bertebaran di rumahnya, dan saat So Young di make-up oleh Hyeon I.


Bos menanyakan kepada penjaga toko atas perbandingan baju yang dibuat So Young dan baju bikinan Yoon Seo. Ternyata Stok baju buatan So Jin habis, stok di toko ini habis akhir minggu lalu.

Jun Soo melihat hasil karya Lee So Young yang ada di atas meja Direktur Baek.
Di satu sisi lain Ibu menerima telepon yang mencari Lee So Young.


"Kehidupan sudah berjalan 20 tahun lamanya. Hidup dengan lelah, kamu pasti terasa sakit setiap harinya.Ibunya mengungkapkan permintaan maafnya karena telah menyakiti hati kalian berdua.Sampai sekarang pasti kamu sangat lelah So Young, Jadi mulai sekarang, pergi dan raihlah mimpimu.Untuk kedepannya, kamu jangan memikirkan masalah keluarga. Hanya lakukan apa yang kamu inginkan!"
Itulah kata-kata yang terucap dari Ibu . Saat suasana haru tersebut mengalir, datanglah So Jin yang memakai baju buatan So Young. Dia mengatakan bahwa baju buatan kakaknya telah dijual di toko The Style dan sangat laris. Dia juga berkata ini juga usahaku, saya menyuruh temanku untuk membelinya. Suasanapun berakhir dengan bahagia.

Direktur Baek menunjukkan anggota timnya hanya dua orang, yakni Jun Soo dan Direktur Jang. Saat bos membagikan tugas kepada kedua tim, tiba-tiba pintu terbuka dan seseorang masuk dan memperkenalkan dirinya.

"Untuk kompetisi ini, saya ikut dan membantu selama dua minggu. Saya desainer Lee So Young."

Sabtu, 04 Juni 2011

Sinopsis Miss Ripley Episode 1

Fukuoka - Japan

Di salah satu klub malam, Jang Mi Ri bekerja sebagai wanita hiburan. Jang Mi Ri bekerja keras mengumpulkan uang agar bisa kembali ke Korea, tempat nya berasal. Setiap kali Jang Mi Ri menjalani pekerjaan nya, selalu ada tangis. Tapi harapan yang besar untuk tidak hidup sebagai wanita hiburan lagi, menjadikan nya semakin bekerja mati - mati an mengumpulkan uang. Hingga akhirnya passport yang dinanti dapat dibeli oleh Jang Miri.

Proses keluar dari klub malam tempat Jang Mi Ri bekerja tidak semudah yang Jang Mi ri kira. Jang Mi ri terpaksa membuat kebakaran kecil agar bisa kabur dari klub itu. Dini hari Jang miri kabur dengan berlari. Jang Mi ri berlari sepanjang jalan menghindari orang-orang yang mengejarnya. Hingga Jang Mi ri berhasil naik ke salah satu gerbong kereta. Dan meninggalkan mereka yang mengejarnya.

Setelah berpindah dari kereta ke pesawat terbang. Jang Mi ri bisa beristirahat dengan lega. Harapan nya meninggalkan hidup malam nya sudah di depan mata. Sesaat kemudian Jang Miri tertidur dan flash back ke masa kecilnya.

Masa kecil Jang Mi ri tidak seindah masa kecil anak kebanyakan. Ibu nya meninggalkan jang mi ri sedari SD. Walaupun Jang Mi ri memohon sang ibu agar membawa nya pergi, sang ibu mengabaikan Jang Mi ri begitu saja dengan hanya meninggalkan kalung. Tiap hari Jang Mi ri menanti sang ibu kembali, tapi mustahil.

Tak seberapa lama setelah kepergian ibu, ayah Jang Mi ri meninggal. Jang Mi ri pun berpindah ke salah satu panti asuhan. Karena masa kecil yang pahit, Jang Mi Ri menjadi anak yang tidak bahagia dan kerap menimbulkan masalah. Akibatnya Jang Mi ri pun dihukum. Jang Mi ri kecil hanya bisa menangis sambil menggenggam erat kalung peninggalan sang ibu.

Seoul - South Korea
Tak terasa Jang Mi ri sudah sampai Korea. Dia diam sesaat, bingung. Akan kah dengan pergi ke korea hidupnya berubah lebih baik ? Mungkin kah Jang Miri bertemu sang ibu ?

Rupanya di korea dia belum berhasil menemukan jejak peninggalan sang ibu. Duit pun menipis. Akibatnya Jang Mi ri memutuskan untuk bekerja. Jang Mi ri pun interview dari satu tempat ke tempat lain.

Status Jang Miri sebagai warga negara Jepang yang datang ke Korea tanpa memiliki visa kerja menyulitkan Jang Miri. Sehingga bukan pekerjaan formal yang ia dapat. Untuk bertahan hidup dia pun melakukan pekerjaan informal apa saja.

Selain Jang Miri yang baru datang dari korea, ada Yukata yang juga pindah ke Korea. Yukata digambarkan sebagai pria baik, berpendidikan, dan berlatar belakang dari keluarga kaya. Yukata memilih tinggal bersama teman kuliahnya untuk belajar menjalani hidup.

Saat Yukata sampai di stasiun, Yukata menemukan dompet yang tertinggal dan langsung memberikan nya ke petugas stasiun. Tak hanya itu, Yukata juga memberikan bantuan seorang ibu yang dibuat repot dengan ke dua anaknya. Yukata membantu menggendong salah satu anak seorang ibu itu. Gimana ? Yukata cukup simpatik kan ?

Sesampai di rumah teman Yukata. Yukata mulai membenahi barang-barang nya. Sambil makan Yukata keluar dan tanpa sengaja menabrak Jang Miri. Makanan Yukata pun tumpah mengenai jaket Jang Miri. Sesaat Yukata diam melihat Jang Miri, love at the first sight i gues :)
Dengan sopan Yukata menawarkan bantuan ke Jang Miri, selain karena dia cantik, Yukata jatuh cinta juga karena Yukata emg karakter nya orang baik dan mencoba menolong.

Sayang nya reaksi Jang Miri tidak demikian. Dia kurang begitu suka dengan orang asing.
Dia pun tanpa sengaja menjawab tawaran Yukata dengan bahasa Jepang. Yukata makin ingin dekat dengan Jang Miri setelah tau Jang Miri berasal dari Jepang juga. Apalagi Jang Miri hidup sendiri, apa salah nya berteman dengan Yukata. Jang Miri yang risih pun meninggalkan Yukata begitu saja. Ga ada rasa tertarik sedikit pun.

Hari pun berganti. Jang miri kembali menjalankan rutinitas bekerja, dan melamar pekerjaan ke sana kemari. Hari ini entah sudah keberapa Jang Miri mengalami penolakan atas interview yang dijalani. Jang Mi ri pun pergi ke swalayan membeli makanan, tanpa ia sadari di sana sudah ada Yukata. Yukata melihat Jang Mi ri tersenyum, dia pun ikut bahagia(walo sadar senyum Jang Miri bukan untuk Yukata). He's being stalker ... right ?

Di kasir Yukata kembali menawarkan membayari apa yang Jang Miri beli sebagai ucapan maaf karena kejadian kemarin. Belum sempat menyelesaikan kata2 nya, Jang miri sudah membayar dan pergi begitu saja. Yukata pun mengejar Jang Miri dan mencoba memulai pembicaraan. Sayang dipotong Jang Miri begitu saja, It's OK said Jang Miri sambil meninggalkan Yukata yang diam terpaku.

Tanpa kenal lelah Jang Miri kembali melakukan interview. Interview sebelum nya dia gagal karena pendidikan yang ia miliki hanya SMA, tanpa visa kerja di Korea dan pengalaman kerja yang kurang. Jang Miri masih berharap dia bertemu pekerjaan yang sesuai requirement nya dengan yang ia miliki.

Di salah satu lift Jang Miri bertemu Myung Hoon. As a stranger ya terlewatkan begitu saja adegan ini. Di sini Jang Miri mencoba interview lagi, sementara Myung Hoon mencoba bertemu dengan istrinya yang sedang mempersiapkan konser resital pianonya.

oops kelupaan
Myung Hoon disini merupakan direktur dari hotel yang terkenal di korea. Myung Hoon menjadi direktur karena menikah dengan anak sang pemilik hotel, selain karena kapabilitasnya. Dan hotel nya sedang mencari staff yang mampu berbahasa jepang dialect Hakata. Untuk melayani salah satu tamu RVIP (more than VVIP). Dan dia harus menemukan staff ini sebelum tamu itu datang, Nakamura.

Rupanya hari ini bukan hari keberuntungan bagi Jang Miri ataupun Myung Hoon. Interview kali ini, Jang Miri tidak hanya gagal tapi disertai pelecehan, dengan sangat berani membela diri Jang Miri berhasil melakukan perlawanan. Hanya saja karena Jang Miri tanpa bukti. Jadi ya ga bisa apa2. Sementara Myung Hoon harus menyaksikan pengkhianatan istrinya. Bukan menemukan istrinya sedang gladi resik resital piano nya tapi harus melihat istrinya berselingkuh.

Myung Hoon keluar dari hotel sambil mengemudikan mobilnya dengan cepat penuh amarah. Sementara Jang Miri semakin bersedih karena sesaat setelah keluar gedung... Hujan datang
Damn .. bahkan cuaca tidak bersahabat untuk Jang Miri.

Seketika mobil Myung Hoon menabrak Jang Miri.
Myung Hoon : Apa kamu baik2 saja ? Ada yang terluka ?
Jang Miri : Baka desu (Mengucapkan umpatan dalam bahasa Jepang)

Jang Miri pun berlari sambil menggumam dalam bahasa Jepang. Myung Hoon menyadari kalo Jang Miri berbicara dalam bahasa Jepang dialect Hakata. Myung Hoon pun mengikuti Jang Miri hingga ke stasiun. Another stalker right ?

Myung Hoon mengatakan dia bekerja di hotel dan sedang membutuhkan staff yang berpenampilan menarik Jang Miri salah tangkap. Dia pun menolak tawaran pekerjaan dari Myung Hoon. Tapi Myung Hoon berkata serius, kita harus bicara.

Keesokan hari nya Myung Hoon dan Jang Miri melakukan negosiasi pekerjaan. Jang Miri sadar kalo Hotel ini sangat membutuhkan staff dan Jang Miri berada di atas angin. Sehingga dia mencoba memasang harga tawar tinggi. Dia menolak untuk menjadi karyawan kontrak dan hanya menginginkan permanent position bagi perusahaan yang mampu memberikan visa kerja baginya.
Myung hoon berpikir keras.
Jang Miri :"bagi seseorang lulusan Universitas Tokyo juga pun belum tentu mendapatkan pekerjaan dengan syarat seperti ini ?"
Myung Hoon : apa kamu lulusan Tokyo ?
Jang Miri : "Kenapa, apa itu akan mengubah segalanya ?"

Sepertinya Myung Hoon benar2 mengira Jang Miri lulusan Tokyo. Dan inilah awal petaka buat Jang Miri, dia mendapat pekerjaan yang dicarinya. Tapi ... bagaimana dengan kebohongan ini ??
Wah trend korean drama 2011 is all about Lie .. being a good liar !!

Sinopsis Miss Ripley Episode 2

Trailer


Recap Miss Ripley Episode 2

Karena tidak ada pilihan, Myung Hoon mengiyakan syarat visa kerja dan permanent position yang diajukan Jang Mi Ri. Tanpa mengindahkan argumen dari Manajer HRD, Myung Hoon mempekerjakan Jang Mi Ri sesegera mungkin. Dan diperkenalkan ke Tamu RVIP hotel nya, Nakamura san. Thanks God, Nakamura San senang dan memuji dialect Hakata Jang Miri.

Tapi, ingat kebohongan satu mengakibatkan kebohongan dua, tiga dan seterusnya. Pihak HRD meminta soft copy ijazah Jang Miri. Miri pun kelabakan. Jang Miri pun googling kesana sini, mencari orang yang bisa membuat ijazah palsu.

Masalah muncul saat istri boss marah ke customer service karena tidak mendapat kamar yang diinginkan. Jang Miri datang menolong tanpa tau siapa customer yang ia hadapi. Istri Myung Hoon marah secara tak sengaja menjatuhkan Jang Miri hingga tangan Miri berdarah terkena pot yang pecah. Myung Hoon datang dan menarik istri ke kamar. Myung Hoon menanyakan apa yang ia minta ? Perceraian kata sang istri.

Myung Hoon diam, ibu nya sedang sakit parah, istri pun menuntut cerai. Betapa gagal nya aku sebagai suami ataupun anak, pikirnya.

Segera sepulang kerja, Miri mencari graphic designer yang mau membuat ijazah palsu. Problem solved, Mi ri menemukan dan berhasil mendapatkan softcopy yang segera ia berikan ke pihak HRD hotel.

Sayang sekali ada masalah dengan softcopy ijazah yang Jang Miri berikan, Miri pun harus menemui graphic designer itu untuk melakukan editing.
Pihak HRD memanggil Jang Miri meminta keterangan dan hard copy ijazah jika ada. Bingung, Jang Miri meminta waktu HRD untuk mendapatkan ijazah itu. Sambil berlari keluar hotel, Jang Miri bertemu mucikari selama bekerja di Jepang. Jang Miri shocked, bersembunyi dan lari keluar menghindari mucikari itu.

Scene lain, Yukata sedang berkeliling melihat hotel miliknya. Salah satu tamu hotel itu complaint ke service staff karena kehilangan kertas yang amat penting. Untung Hi Ju, staff hotel itu tanggap dan segera memberikan kertas yg diminta. Yukata tersenyum melihat kejadian itu :)

Sambil terburu-buru menutup pintu hotel, Hi Ju menumpahkan cairan ke baju Yukata. Hi Ju pun meminta maaf, tapi karena Yukata baik. Yukata menjawab it's ok, saya bisa kenakan jas ini. Oh tamu sekaligus owner yang baik :) Mau deh punya boss kayak Yukata :p

Esok harinya, Jang Miri dipanggil Myung Hoon. Agak ketakutan ditanyai masalah ijazah, Jang Miri menjawab panggilan Myung Hoon. Rupanya Myung Hoon menanyakan kondisi tangan Jang Miri, apa sudah baikan ?


Sementara itu, Yukata merasa sudah lama tidak bertemu Jang Miri. Nama pun Yukata tidak tahu. Yukata memberanikan diri menanyakan nama dan pekerjaan Jang Miri ke resepsionis. Hanya informasi nama yang ia dapat. Yukata menatap lama ice cream yang ia beli untuk Jang Miri. Adakah Jang Miri di kamar nya ? Beranikah Yukata beri ice cream itu ke Jang Miri ?
Ternyata tidak .... heheh ...
Keesokan hari nya, Yukata harus kembali bekerja di hotel. Di lift tak sengaja bertemu Hi Ju, dan Hi ju pun menyapanya, mencoba mentraktir Yukata sebagai permintaan maaf. Yukata berkata It's Ok. Dan mengingatkan bukan kah di lt 12 acara yang akan di hadiri Hi Ju. Hi Ju kaget segera ia keluar dari lift padahal lift masih di lt 5. Yukata pun menanyakan ini masih lantai 5. Hi ju menjawab : "Gapapa, I'll walk from here"

Dasar ... Hi Ju dengan ke oon an nya :p
Tanpa sadar Hi Ju menjatuhkan gantungan kunci, yang kemudian Yukata ambil.


Jang Miri kembali ke graphic designer dan menanyakan apakan ijazah nya sudah bisa di print.
Saat proses editing , ada layer yang di lock sehingga tidak bisa di edit sempurna. Kecuali ada contoh aslinya. Gagal deh ...

Sementara itu Myung Hoon menanda tangani surat cerai. Myung Hoon meminta maaf ke istri karena tidak bisa membahagiakan nya. Dan Myung Hoon yakin pernah saling mencintai satu sama lain.

Myung Hoon menyendiri menatap air mancur hotel. Jang Miri melihat Myung Hoon. Dan ingin berterima kasih atas bantuan nya. Mereka pun terlibat percakapan kecil.

Manajer HRD memanggil Jang Miri, meminta segera hard copy ijazah dll. Jang Miri meminta waktu. Manajer HRD memarahi keteledoran Jang Miri dan mengancam jika tidak segera diberikan posisi Jang Miri akan segera di take over ke staff baru.
Siapa staff baru itu ? Oh ternyatta Hi Ju. Oh ya Hi Ju kan juga menguasai dialect Hakata.
Jang Miri melihat semua itu dan ingat bahwa gadis yang di interview manajer HRD adalah Hi Ju teman kecil nya. Dan Hi ju juga lulusan Tokyo university, itu berarti Jang Miri bisa meminjam ijazah nya untuk diperlihatkan ke graphic designer yang membuat ijazah palsu untuk Jang Miri.

Jang Miri pun mengikuti Hi Ju hingga ke bus. Dan berpura-pura bertemu tidak sengaja dengan teman masa kecil nya itu. Gimana ya kelanjutan nya .... ?



Kamis, 02 Juni 2011

Mau Sinopsis Miss Ripley (Vote) ?

Hi all readers !!
Apa kabar sesama K-Drama addict ???

Saat ini ada 3 K-Drama yg on air di hari yang sama 2 di antara nya masuk top 3 polling yaitu Lie To Me, Baby Faced Beauty. 2 K-Drama ini sama2 ber genre comedy romantis. Penuh tawa, harapan, khayalan tentunya :) Mecchi memilih me recap Baby Faced Beauty karena sudah ada blog lain yang jauh lebih jago me recap Lie To Me yaitu kutudrama.

Nah ada alternatif buat yang merindukan kekuatan K-Drama yang sebenarnya. Please take alook at new K-Drama Miss Ripley


  • Cerita
Miss Ripley bukan comedy romantis. Mellodrama, dengan tokoh utama antagonis. Mirip dengan I'm Sorry I love You, Bad Guy, Memories of Bali dengan perbedaan tokoh utama karakter di sini adalah seorang wanita dengan kepribadian dan hidup yang rumit. Tragis, ironis , true love, real life adalah 4 kata yang menggambarkan Miss Ripley.

Sinopsis Singkat Miss Ripley diterjemahkan dari koreandrama

Dua orang yang sangat berbeda (usia, pola pikir dan pengalaman hidup) jatuh cinta pada Jang Mi Ri. Seorang wanita yang hidupnya rumit penuh kebohongan.Hal ini disebabkan oleh keinginan serakah nya membalas masa kecil yang penuh derita.
Dua orang laki - laki itu adalah Jang Myung Hoon, manajer perhotelan yang ambisius dan perfeksionis, dan Yutaka, pewaris hotel Korea-Jepang yang lembut. Cinta mereka untuk Mi Ri dan ambisi tragis Miri akhirnya membawa mereka ke jalan kehancuran.

Miss Ripley didasarkan pada kehidupan nyata kasus Shin Jung Ah, seorang profesor universitas dan kurator seni di Dongguk University yang ditemukan melakukan pemalsuan creditials nya untuk mendapatkan bayaran, dengan bantuan pacarnya (kemudian sekretaris presiden) Byun Yang Kyoon, dan menggelapkan dana dari sponsor perusahaan galeri seni.
  • Scene
Miss Ripley banyak menampilkan scene yang indah tapi ironis, penuh air mata dan menusuk hati. Ini pendapat pribadi dari melihat episode 1 - 2
  • Pemain
  1. Lee Da Hae as Jang Mi Ri
  2. Park Ha Young as young Mi Ri
  3. Kim Seung Woo as Jang Myung Hoon
  4. Micky Yoochun as Yukata
  5. Kang Hye Jung as Na Hee Joo
Siapa yang ga tau Micky Yoochun ? Yang baru aja menang di baeksang award. Pasti fans setia nya ga akan melewatkan Miss Ripley. Terus Lee Da Hae (My Girl) cantik banget di Miss Ripley.
Beda dan bahkan jauh lebih cantik di banding drama2 sebelumnya.
  • Ost
Dari awal hingga akhir di scene Miss Ripley tak pernah lepas dari instrument musik yang menyayat hati. yup itulah K-Drama.

Nah pertanyaan Mecchi ?
Tertarik kah kalian membaca sinopsis & recap Miss Ripley (16 episode) ? Kalo ada comment lebih dari 10, Mecchi dengan senang hati merecap kan untuk kalian. Sekalian testing jumlah pembaca blog ini :)
Tapi kalo comment nya ga nyampe, terpaksa cukup Mecchi nikmati sendiri Miss Ripley ini.